Pengertian Rumah Minimalis

Istilah minimalis sejak beberapa tahun kebelakang sangat ramai disebut-sebut, bahkan kata minimalis seolah juga telah menjadi tren dalam dunia arsitektur. Kata minimalis ini biasanya digunakan untuk menggambarkan gaya, konsep ataupun dsain yang berkaitan dengan rumah atau bangunan. Kita pasti sudah sering mendengar istilah rumah minimalis, kantor minimalis, ataupun semua hal yang berhubungan dengan bangunan dengan embel-embel minimalis. Jadi sebenanrnya apa sih pengertian minimalis dalam dunia arsitektur?

Mulanya minimalis adalah sebuah ungkapan yang menggambarkan tentang kebebasan hidup untuk berfokus pada hal-hal yang penting saja. Intinya pada mulanya minimalis adalah sebuah ungkapan untuk gaya hidup, akan tetapi semakin berkembnag kata minimalis juga diaplikasikan kepada beberapa hal seperti seni dan juga dsain.

Pengertian Rumah Minimalis :
Sedangkan dalam dunia arsitektur kata minimalis digunakan untuk menggambarkan sebuah metode untuk merancang dan memenuhi kebutuhan estetika arsitektur dengan menggunakan elemen yang paling mendasar. Pesan yang ingin disampaikan oleh rumah minimalis adalah hidup dengan gaya sederhana, akan tetapi sang arsitek tetap ingin mengedapankan nilai estetika. Gaya-gaya dsain rumah minimalis biasaya akan kental dengan dsain lurus, sederhana, dan juga penerapan struktur yang logis.

Secara sederhana rumah minimlais dapat diartikan sebagai rumah yang dibangun dengan dsain yang terstruktur logis, logis disini maksudnya adalah, tidak mengada-ada dan hanya mengadakan bangunan yang paling fungsional dan mendasar, akan tetapi disisi lain juga tetap mementingkan nilai estetika dari bangunan tersebut.

Bangunan rumah minimalis sangat mengedepankan tentang keutuhan lingkungan dan juga mengusahakan untuk menggunkan material yang hanya diperlukan saja, mereka tidak menganut konsep pemborosan material, selain itu biasanya konsep minimalis juga lebih mengedapankan untuk menggunakan material bangunan yang ada disekitar calon bangunan tersebut akan dibangun.

Jika melihat gaya-gaya rumah masyarakat Indonesia pada zaman dulu, kita akan sadar bahwa sebenarnya konsep minimalis telah dianut atau diterapka oleh masyarakat Indonesia sejak dulu kala. Kita bisa melihat bahwa kebanyakan rumah adat masyarakat Indonesia hanya menggunakan kayu, dedaunan dan juga genteng yang pada dasarnya terbuat dari tanah liat. Hal tersebut karena yanga ada di sekitar tempat bangunan tersebut akan dibangun adalah bahan-bahan tersebut, mereka mencoba memafaatkan dengan maksimal apa yang ada dan juga tidak memaksakan diri untuk membuat rumah dengan mendatangkan material dari tempat yang jauh.

Selain itu, dari rumah adat masyarakat Indonesia kita juga bisa melihat bahwa Indonesia kental dengan gaya minimalis, karena pada nyatanya masyarakat Indonesia kala itu hanya membangun, bangunan-bangunan yang memiliki fungsional paling mendasar seperti kamar, dapur dan tempat penyimpanan hasil panen.

Pada awal muncul konsep rumah minimalis, kita bisa melihat bahwa rumah minimalis adalah sebuah bangunan yang sangat seberhana, dan juga dibangun dengan menggunakan material yang seadanya dan paling mungkin ditemui disekitar bangunan, dan tentu saja bangunan tersebut tidak akan memerlukan dana yang besar untuk membangunnya, akan tetapi tetap diusahakan untuk membuat bangunan yang idnah dan juga layak ditempati.

Kemudian semakin berkembangnya konsep arsitektur, kini rumah minimalis memiliki arti sebagai rumah yang didsain secara rapi, bersih, dengan warna yang mencolok agar menarik, dan juga meminimalisir penggunaan ornament yang berlebihan. Satu hal yang juga penting dari dsain rumah minimalis adalah kesan dari bangunan yang terlihat mungil. Maka dari itu untuk membuat sebuah rumah minimalis biasanya tidak terlalu memusingkan mengenai biaya berlebihan.

Related posts